BARRU– Para petani di Desa Mattirowalie telah melakukan pengembangan budidaya nenas madu yang akan menjadi sebagai salah satu komoditas unggulan desa.
Nenas Madu tersebut muncul karena tanaman tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi yang baik serta cocok dengan kondisi lahan yang ada di wilayah tersebut.
Sejumlah petani menilai budidaya Ananas comosus atau tanaman nenas relatif mudah dilakukan dan memiliki peluang pasar yang cukup menjanjikan.
Selain dapat dijual dalam bentuk buah segar, nenas juga dapat diolah menjadi berbagai produk olahan seperti selai, sirup, maupun keripik yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat.
Petani berharap pemerintah desa atau kabupaten bersama instansi terkait dapat memberikan dukungan berupa penyediaan bibit unggul, pelatihan budidaya, serta pendampingan kepada kelompok tani agar pengembangan komoditas ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Jika program pengembangan ini dapat direalisasikan, masyarakat optimistis nenas madu dapat menjadi salah satu produk unggulan Desa Mattirowalie yang mampu meningkatkan pendapatan petani sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
(red)

Updates.